pengolahan sampah rumah tangga

Pengolahan Sampah Rumah Tangga Secara Benar

Posted on

Masih banyak orang di sekitar kita yang membakar sampah plastik bersama jenis sampah lainnya. Namun sebenarnya hal ini tidak aman bagi kesehatan dan lingkungan sekitar karena menghasilkan asap putih yang beracun. Karena itu, Anda harus tahu cara pengolahan sampah rumah tangga. Faktanya, masih banyak yang bingung bagaimana mengelola sampah di rumah agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

Tujuan dari pengelolaan sampah yang baik adalah menjadikan sampah memiliki nilai ekonomis atau mengubahnya menjadi bahan yang tidak merusak lingkungan. Dengan melakukan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar, Anda bisa membantu mengurangi efek negatif sampah terhadap lingkungan. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa langkah mengelola sampah yang bisa mendatangkan manfaat.

Pengolahan sampah rumah tangga tidak selalu harus dilakukan dengan mesin berteknologi tinggi. Anda juga bisa mengolah sampah sendiri dengan cara yang sederhana. Sampah rumah tangga dapat diolah menjadi kompos atau barang daur ulang bermanfaat lainnya. Agar tidak penasaran, simak cara mandiri mengolah sampah rumah tangga ini, yuk!

Pengolahan Sampah Rumah Tangga

1. Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk

Pengolahan sampah secara mandiri dapat dilakukan dengan menyisihkan sampah organik untuk diolah menjadi pupuk. Jenis pupuk yang diolah dari sampah organik adalah pupuk kompos yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman.

Perlu Anda ketahui, kompos dari sampah organik memiliki aroma yang menyengat. Jika Anda tidak tahan dengan baunya, sebaiknya Anda mengolahnya dan memberikannya kepada kerabat yang menjual tanaman atau hobi berkebun.

2. Membuat Ecobrick

Bagi anda yang awam, pasti belum paham dengan arti “Ecobrick”. Ini adalah botol plastik yang diisi dengan limbah non-hayati untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali nanti. Ecobrick adalah cara terbaik untuk mengolah sampah plastik agar tidak berakhir di tempat pembuangan sampah.

Dengan membuat ecobrick, Anda telah melakukan upaya untuk mencegah limbah botol plastik melepaskan CO2 dan meningkatkan pemanasan global. Ecobrick ini dapat digunakan untuk membuat furnitur modular, furnitur dalam ruangan, dinding struktural, dan banyak lagi.

3. Terapkan Prinsip Prinsip 3R

Prinsip 3R terdiri dari Reuse (menggunakan kembali), Reduce (mengurangi), dan Recycle (mendaur ulang). 3R merupakan perluasan dari pemisahan sampah menurut jenisnya.

Misalnya, prinsip 3R dapat diterapkan dengan menggunakan botol air mineral plastik untuk digunakan kembali sebagai vas bunga atau hiasan dinding. Intinya, prinsip 3R ini juga mengurangi akhir sampah plastik yang sulit terurai di tempat pembuangan akhir.

4. Ide Bank Sampah

Ada banyak cara untuk mengolah sampah rumah tangga secara personal, salah satunya dengan menggagas ide bank sampah. Seperti yang kita ketahui bersama, bank sampah adalah tempat pengumpulan sampah plastik untuk didaur ulang.

Manfaat bank sampah tidak hanya diperoleh oleh para penggagas bank sampah itu sendiri, tetapi juga bagi nasabah yang menitipkan sampah plastiknya. Pelanggan juga akan mendapatkan uang saat menyetorkan sampahnya ke bank sampah ini.

5. Kurangi Pemborosan Sesuai Kemampuan

Tahukah Anda bahwa setiap hari kisa dapat menghasilkan sampah berkilo-kilogram? Nah, jika Anda ingin mengurangi sampah atau membantu menjalankan proses pengolahan sampah secara mandiri, mulailah dari diri Anda sendiri untuk mengurangi sampah sesuai kemampuan Anda.

Hal utama yang bisa dilakukan dimulai dengan mengurangi sisa makanan dengan menghabiskan semua makanan yang telah diambil. Selain itu, kurangi juga konsumsi air mineral dalam kemasan dan sebagai gantinya cukup bawa tumbler atau botol minum sendiri.

6. Gunakan Kembali Plastik untuk Sekali Pakai

Beberapa jenis wadah plastik memang memiliki keterangan untuk sekali pakai. Namun, mengapa hanya digunakan sekali jika kita bisa menggunakannya berkali-kali?

Gunakan plastik sekali pakai ini dengan tulisan di atasnya untuk hal-hal lain, seperti menanam bunga dan mengisi tanah. Dengan cara sederhana ini, dijamin jumlah plastik yang berakhir di TPA berkurang.