Jenis Rumput Liar

Posted on

Jenis rumput liar, rumput (bahasa Inggris: grass) adalah tumbuhan monokotil yang memiliki daun berbentuk sempit meruncing yang tumbuh dari dasar batang. Rumput sering kali ditanam sebagai tanaman hias, tanaman obat, dan pakan ternak.

Namun di sisi lain, rumput yang tumbuh di lahan pertanian bersifat mengganggu pertumbuhan tanaman utama sehingga sering disebut sebagai tanaman pengganggu (gulma). Mesin pencacah rumput multifungsi.

Beberapa contoh rumput yang biasa ditanam di Indonesia antara lain rumput jepang, rumput gajah mini, rumput peking, rumput manila, rumput teki, rumput kucai, dan rumput ilalang. Pada pembuatan suatu lanskap taman, rumput berfungsi sebagai karpet taman.

Warna daunnya yang hijau segar mampu menarik perhatian sangat cepat dan tampak menyejukkan mata sekali. Penanaman rumput dilakukan pada tahap terakhir pembuatan lanskap dengan menghamparkannya ke seluruh bidang taman yang tidak ditanami tumbuh-tumbuhan hias.

Jenis Rumput Liar

1. Rumput Teki

Rumput teki sering kali dianggap sebagai tumbuhan liar atau rumput liar. Padahal rumput teki dapat dijadikan sebagai penghias taman rumah atau pekarangan. Rumput teki tumbuh di daerah kering namun juga dapat di daerah basah seperti pinggiran sungai/ kanal/persawahan.

Rumput teki umumnya dapat tumbuh dengan tinggi yang ketinggiannya mencapai 140 cm. Rumput teki mempunyai daun dan batang yang menjadi pusat atau sentuhan menarik apabila dikombinasikan dengan rumput kecil di sekelilingnya.

Apabila menanam rumput teki di taman rumah atau pekarangan dapat mengusahakan rapi secara berkala supaya tidak menganggu tanaman lain. Karena rumput ini berkembang dengan cepat dengan akar yang menjalar kemana-mana.

2. Rumput Jepang

Rumput jepang berbentuk runcing, kurus, dan tipis sehingga akan merasa tertusuk apabila diduduki. Rumput jepang tumbuh dengan rapat dan rapi. Penampilan rumput Jepang menjadikan rumput ini primadona sebagai rumput hias.

Rumput Jepang tidak perlu perawatan seperti pemangkasan sebab pertumbuhan rumput Jepang agak lambat. Meskipun tidak perlu pemangkasan tetap diperlukan penyiraman dan pemupukan supaya rumput Jepang tidak menguning.

Rumput Jepang menjadi salah satu rumput hias favorit dalam membangun taman rumah. Harga rumput Jepang tidak terlalu murah dengan perawatan yang sangat mudah. Rumput ini bentuknya kurus dan pertumbuhannya rapat dan agak lambat sehingga akan terkesan rapi dan indah.

3. Rumput Manila

Rumput Manila adalah salah satu spesies rumput dengan kualitas tinggi. Rumput Manila berwarna hijau pekat dengan kekuatan dan elastisitas baik dan tahan terhadap pinjakan kaki. Hal ini menjadikan rumput Manila dapat menjadi pilihan yang ccok apabila ingin menutupi atau melapisi lapangan sepakbola.

Tetapi, rumput Manila memerlukan perawatan yang rutin dengan ekstra. Rumput Manila perlu pemangkasa, pemupukan, dan penyiraman secara teratur.

4. Rumput Swiss

Rumput Swiss bertekstur paling halus di antara spesies rumput lainnya dengan pertumbuhan yang rapi di taman. Jenis rumput ini dengan kenampakan yang rapi sehingga tepat untuk menghias taman idaman. Walaupun, taman hanya ditanami dengan rumput Swiss dapat memberikan manfaat.

Harga rumput Swis tergolong mahal dan apabila kamu berniat menghias taman dengan rumput Swiss maka siapkan waktu lebih untuk perawatannya. Rumput Swiss ini tumbuh maksimal dengan kebutuhan cahaya berkisar 80%.

Oleh karena itu, jenis rumput ini tidak cocok dengan iklim yang lembab sebab jenis rumput akan cepat membusuk. Supaya dapat mempertahankan kualitas rumput Swiss maka perlu dilakukan pemangkasan minimal satu kali dalam sebulan dan pemupukan dilakukan secara teratur.

Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk urea, karena pupuk kandang dapat mempengaruhi rumput liar untuk tumbuh dan mengakibatkan rumput Swiss mati. Apabila rumput ini dirawat dengan baik maka dapat mempercantik taman indah kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.