Risiko Menggunakan Teknik PBN

Posted on

Risiko menggunakan Teknik PBN, siapa yang tidak mengenal PBN. Tentunya teknik menaikkan peringkat SEO dengan menggunakan teknik yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi para orang yang berkecimpung di dunia SEO.

Backlink sudah mendapat konfirmasi dari google bahwa merupakan salah satu dari tiga aspek yang sangat penting guna untuk menaikkan peringkat web. Taktik SEO yang sangat banyak dan tepat adalah salah satunya membangun link.

Risiko Menggunakan Teknik PBN Untuk Meningkatkan Peringkat Web

Penggunaan PBN ini merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk membantu meningkatkan peringkat pada web. Walaupun taktik yang di gunakan sedikit melawan pedoman. Sebenarnya bukan hanya PBN yang merupakan taktik kontroversial.

Namun untuk saat ini PBN merupakan taktik yang banyak di gunakan oleh para orang yang berkecimpung di dunia SEO. Bahkan banyak dari mereka yang membuka jasa PBN, kegiatan ini juga dapat di jadikan sebagai pekerjaan sampingan.

Fakta Tentang PBN

Private Blog Network atau jaringan blog pribadi atau sering di sebut dengan PBN ini merupakan salah satu taktik SEO yang sangat kontroversial. Bagaimana tidak teknik ini menuai pro dan kontra pada saat di gunakan.

PBN sendiri memiliki pengertian yakni sebuah jaringan situs web yang menempatkan sejumlah besar tautan ke pada situs web lainnya. Tautan yang di gunakan juga merupakan tautan yang memiliki kualitas rendah yang memiliki tujuan memanipulasi mesin pencarian.

Link yang di gunakan juga merupakan link yang telah habis masa berlakunya atau sudah expired. Domain ini dulunya memiliki tingkat otoritas yang tinggi. Domain kedaluwarsa ini dibeli dan diubah menjadi situs blog pribadi.

SEO black hat yang menggunakan teknik di bawah ini berusaha keras agar google tidak dapat mengidentifikasi atau menemukan jejak apa pun mengenai PBN, termasuk:

  • Menyediakan hosting yang berbeda
  • Registrasi dengan register yang berbeda
  • Ekstensi domain yang di gunakan harus berbeda
  • Plugin dan tema juga harus berbeda
  • Konten yang di berikan tidak mengarah pada yang berhubungan uang. Hal ini berguna untuk menyamarkan link

Risiko Menggunakan PBN

Bagaimana jadinya jika PBN melanggar aturan atau pedoman dari Google, seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya. PBN ini merupakan salah satu teknik yang sangat tidak di sukai oleh Google. Berikut risiko yang di dapat apabila PBN terendus Google.

1. Web yang Kehilangan Peringkat atau Terkena Penalti

Jika taktik yang di gunakan sudah berlebihan dan terendus oleh Google, maka akibat yang di dapatkan adalah web tersebut akan terkena hukuman. Jika web yang telah di bangun ini menerima tindakan hukuman manual dari Google, maka yang terjadi adalah turunnya peringkat.

Tindakan manual yang di berikan oleh Google ini akan berpengaruh pada situs yang sudah susah payah di bangun. Situs tersebut akan menghilang dan akan lenyap. Ada cara untuk mengembalikan situs yang sudah terkena tindakan Google.

Cara yang dapat di gunakan adalah dengan menghapus tautan atau mengirim formulir penolakan dan juga mengajukan pertimbangan ulang. Namun, cara ini belum tentu bisa mengembalikan peringkat yang sebelumnya sudah di dapat.

Tautan yang tidak wajar atau dapat di bilang manipulatif juga dapat memicu penyesuaian algoritma , di mana algoritme mendeteksi bahwa link tersebut tidak boleh berkontribusi terhadap peringkat situs. 

2. Tautan Diabaikan

Tautan yang di hasilkan oleh PBN ini di anggap tidak wajar oleh Google. Kenyataannya tautan yang dianggap tidak wajar oleh algoritme Google cenderung diabaikan, daripada memicu tindakan manual. Tindakan manual hanya terlihat ketika terdapat taktik manipulatif yang berlebihan.

Taktik manipulatif yang berlebihan itu yang dapat memicu peninjauan situs oleh tim spam web Google. Hal ini mengakibatkan tautan yang di miliki tidak di respons dan diabaikan oleh Google.